Mengenal Industri 4.0 di Indonesia

technoportion.com, industri 4.0 sudah menjadi idaman dalam penerapan pada dunia kerja maupun di dunia pendidikan, hal ini dijadikan bahwa setiap perusahaan maupun pendidikan menjadi cerdas dengan sistem dan cara tersebut bagaimana pengalihan konvensional menuju Digital ataupun tradisional menuju Digital serta keputusan-keputusan yang diambil tidak terpusat bagaimana bisa dikendalikan secara personal.



Revolusi Industri 4.0 menjadikan bagian penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang secara mandiri bisa berkualitas dan cerdas dalam sebuah Pekerjaan maupun di dunia pendidikan, dalam dunia Pendidikan startegi pembelajaran yang sangat indah dan baik biasanya menggunakan Strudent Centre Learning (SCL).

Industri 4.0 ini pasti kalian pembaca belum mengetahui asal mula nya muncul di Indonesia nih bagaimana, simak terus yaa. Industri 4.0 ini hadir dari Pemerintah Jerman yang mneggunakan sistem kerjanya mengutamakan sistem Digital komputerisasi untuk Perusahaan atau Pabrik untuk sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih.

Baca juga ya: Mengenal Teknnologi Terbaru 5G

Menghadapi revolusi industri 4.0 ini menjadikan sebuah permasalahan yang terjadi sebagian besar bukan dari Kebijakan Pemerintahannya tetapi dari segia Sumber Daya Manusia yang perlu meningkat dari kapasitas penggunaan Teknologi digital, selain itu dari segi pemerataannya.

Permasalahan yang sering terjadi pun pada Perusahaan yang bergerak pada bidang Pertanian atau Agraris, dimana penggunaan Sumber Daya Manusianya masih konvensional dan tradisional menggunakan Cangkul dalam operasionalnya. Dalam hal ini perlu adanya peningkatan pada aspek medianya menggunakan Teknologi maupun Digital semisal petani sudah harus menggunakan media digital seperti menanam Hidroponik yang diperjual belikan bukan hanya konvensional ke Pasar-pasar melainkan melalui media Teknologi Internet Marketing.

Baca juga ya: Teknologi Pendidikan

Kebijakan pemerintah untuk mengikuti perubahan ke industri 4.0 dengan pengembangan dan peningkatan pada aspek infrastruktur maupun pemerataan distribusinya kepada masyarakat-masyarakat baik di Kota, daerah maupun pedalaman sekalipun.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel